Posted on April 24, 2009 by formisftunp
“Tidak ada di muka bumi ini orang seperti ibnu Al-Mubarak, dan tidaklah Allah menciptakan suatu kebaikan melainkan kebaikan itu ada pada diri beliau.” (Isma’il ibn Iyyasy)
Mustahil menurut kebanyakan orang, seorang budak akan melahirkan ulama besar yang Rabbani, yang menguasai seluruh cabang keilmuan. Bahkan, selain alim, juga ksatria di medan perang, saudagar yang sukses di pasar, dan mampu merangkum seluruh kebaikan.
Namun Allah yang Maha Adil memberikan keutamaan kepada siapa yang dikehendaki tanpa sedikit pun melihat sosial hamba-Nya. Budak itu bernama Al-Mubarak. Pemuda ini berkebangsaan Turki, sangat taat dan wara’. Ia bekerja pada seorang saudagar Muslim yang kaya raya. Pada suatu kesempatan, sang saudagar ingin bersantai sambil menikmati buah delima. Ia menyuruh pemuda itu agar memetikkan buah delima yang manis dari pekarangan rumahnya. Pergilah sang budak menunaikan apa yang diminta majikan. Tak berapa lama kemudian, ia kembali dengan menenteng delima yang ranum di tangannya.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Profil dan Tokoh Islam | Ditandai: Profil dan Tokoh Islam | Leave a Comment »
Posted on April 24, 2009 by formisftunp
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah bin Baaz rahimahullah dilahirkan di kota Riyadh pada tanggal 12 Dzul Hijjah tahun 1330 H, dari keluarga yang sebagian besar kaum lelakinya bergelut dalam dunia keilmuan.
Pada mulanya beliau bisa melihat, kemudian pada tahun 1336 H, kedua matanya menderita sakit, dan mulai melemah hingga akhirnya pada bulan Muharram tahun 1350 kedua matanya mulai buta.
Pendidikannya lebih banyak tertuju pada pelajaran Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau tumbuh dalam peliharaan salah seorang keluarganya. Al-Qur’an merupakan pelita yang menerangi hidupnya, sehingga umurnya dipergunakan untuk menimba ilmu Al-Qur’an, dan beliau hafal Al-Qur’an secara menyeluruh ketika beliaumasih kecil,belum mencapai usia baligh.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Profil dan Tokoh Islam | Ditandai: Profil dan Tokoh Islam | Leave a Comment »
Posted on April 24, 2009 by formisftunp
Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ” Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Cerita Motivasi | Ditandai: Cerita Motivasi | Leave a Comment »
Posted on April 24, 2009 by formisftunp
“Anak-anak, coba tuliskan tiga kelebihanmu, ” kata seorang guru yang hari itu menjadi pembimbing retreat bagi anak-anak sekolah dasar.
Menit demi menit berlalu namun anak-anak itu seakan masih bingung.
Dengan setengah berakting, sang guru kemudian bersuara keras : “Ayo, tuliskan! Kalau ngga, kertasmu saya sobek lo.” Anak-anak manis itu seketika menjadi salah tingkah.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Cerita Motivasi | Ditandai: Cerita Motivasi | Leave a Comment »
Posted on Mei 30, 2008 by formisftunp
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.
Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. la lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Paktua itu.
“Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua itu, sedikit tersenyum. la, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Cerita Motivasi | Ditandai: Cerita Motivasi | 1 Komentar »